Langsung ke konten utama

Review: Tempat Makan Sushi di BEC, Sushi Bar

Jadii..
Hari itu SIM card saya ga ke-detect di HP. Lalu saya coba untuk ganti slotnya, tadinya di slot SIM 1 pindahan ke slot SIM 2.
Tapi ternyata sama saja, ga ke-detect juga.
Sebenernya sudah sore, tapi saya suka ga sabaran dan memang cari alasan supaya bisa jalan-jalan sama suami, hehehe.

Akhirnya kami ke BEC lah sore itu, dimana disitu ada tempat pusat layanan pelanggan untuk ngecek ada masalah apa sih dengan SIM card saya.
Untungnya masih buka dan antriannya ga banyak, jadinya waiting time cuma sekitar 10 menit lah.
Pelayanannya juga cepat, tinggal curhat masalahnya apa, lalu si mas-masnya bantuin bikin SIM card baru.

Sebelum nyampe BEC sebenernya saya udah searching-searching tempat makan yang kira-kira menarik, nanya dulu ke mba google.
Keingetan, kalau disitu ada Sushi Bar, dan saya lagi 'ngidam' sushi, gara-gara sering buka hashtag #sushi di Instagram, hahaha.

"Say, makan sushi yuk.. aku yang traktir deh."
Lalu suami meng-iya-kan saja, biar istrinya seneng. Tempatnya ada di lantai Street Level (SL) blok B02.



Begitu masuk, suasananya mirip-mirip Sushi Tei gitu. Lumayan nyaman menurut saya sih.
Pelayanannya juga cukup baik. Mba-mba nya cantik, ramah juga cekatan saat kami butuh sesuatu.
Kami memilih duduk di pojok di kursi sofa, biar bisa mojok #Eaaaaa.

Buka-buka menu, agak kecewa soalnya banyak menu yang 'sold out'.
Akhirnya jatuhlah pilihan pada menu yang ada salmonnya pokoknya #lupa namanya, hihihi.
Lihat di foto aja yaa..



So, menurut saya rasanya lumayan lah, sesuai dengan harga. Ukuran sushinya ga bikin kenyang, I want jumbo sizeeee! hahaha.
Tapi ya cukup lah buat jajan-jajan ngemil mah, soalnya udah makan juga sih di rumah.
Bumbu pendampingnya lumayan komplet sih. Ealah apa yak itu namanya.. 
Ada kecap asin, acar jahe merah, bubuk cabe dan wasabi. Itu kan yang bikin makan sushi jadi tambah nikmat pooll.
Dapet free ocha yang bisa di refill sepuasnya. Ga order minuman di menu, soalnya saya lagi ngurangin yang manis-manis.
Udah manis dari sononyaa, takut giung kata orang Sunda mah. (Please jangan ditimpukin).

Soal harga, affordable, ga mahal lah untuk sushi mah. Untuk menu yang kami pilih itu Rp 51.000 dan Rp 49.000.
Oh iya, buat yang muslim, Sushi Bar sudah bersertifikat HALAL dari MUI. Jadi lebih tenang kan makan sushi-nya.
Overall cukup puas makan Sushi disini, mungkin next time kalau jalan-jalan ke BEC jajan sushi lagi disini dan nyobain menu yang lainnya yang ga ada tulisan 'sold out', hehe.
Mudah-mudahan review singkat ini cukup membantu yaa.

Salam..

Note: Setelah jajan sushi.. mupeng jajan burger juga.. hahaha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menapaki Museum Negeri Provinsi Banten

Museum Negeri Provinsi Banten Hari itu saya menemani suami bepergian ke kota Serang karena ada pekerjaan disana. Pertama kali keluar dari mobil, kesan pertama yang dirasakan adalah.. panas, hehehee. Ya dibandingkan kota Bandung yang sejuk, kota Serang ini termasuk panas, makanya ga berlama-lama langsung cari taman kota untuk ngadem. Saya sengaja bawa sepatu sneaker andalan untuk jalan kaki dan jogging bersama Tumbler coklat kesayangan. Siap jalan kaki menelusuri sudut kota Serang bersama 'si sneaker biru' Setelah menelusuri alun-alun, saya lanjutkan berjalan menuju ke Barat.. *koq perasaan jadi kayak "Journey to the West"nya Sun Go Kong yah, hehehe.. Di seberang saya lihat ada kantor Bupati Serang yang bersebelahan dengan kantor DPRD Serang. Saya teruskan berjalan, lalu saya lihat pintu gerbang bertuliskan "Museum Negeri Provinsi Banten". Dalam hati berkata "Masuk atau ga yaa??" soalnya dari luar terlihat sepi sekali, t...

Bagaimana Gejala Terkena Virus Chikungunya?

Photo Credit :  https://www.ecdc.europa.eu/en/disease-vectors/facts/mosquito-factsheets/aedes-aegypti Buat yang belum tau apa itu Chikungunya, saya jelaskan singkat saja ya, Chikungunya adalah sejenis demam  yang disebarkan oleh gigitan nyamuk dari spesies Aedes aegypti , nyamuk yang sama yang menularkan demam berdarah. Cuma.. gejala yang dirasakan penderitanya itu berbeda..  Kalau mau tau lebih detail, googling aja ya, hehehe.. sudah banyak yang share . Disini saya mau share pengalaman saya sendiri. Singkat banget ya penjelasannya, hahahaha.. 😆 Di daerah tempat tinggal saya memang sedang wabah Chikungunya, kayaknya setiap rumah ada deh yang terkena Chikungunya.. Terbukti dari laporan-laporan warga yang memberitakan bahwa anggota keluarganya ada yang demam dan sakit sendi.. Jangan jauhin penderitanya yaa, karena Chikungunya ga menular dari manusia ke manusia.. tapi dari nyamuk yang memiliki virus Chikungunya dan menggigit manusia.. Yang bisa d...

Kegunaan Lain Dari Loose Powder

Hai para beautynista.. Welcome to my blog.. Kali ini saya mau share kegunaan lain dari loose powder atau bedak tabur. Dulu saya taunya loose powder itu untuk touch up makeup saja, ternyata banyak tips dari teman-teman saya yang senang ber-makeup tentang manfaat lain dari loose powder. Jadi yaa ini mah pengalaman pribadi aja yaa.. mudah-mudahan bermanfaat. 1. Anti kilap . Butiran halus dari loose powder bisa mengurangi kilap kulit yang berminyak. Bisa digunakan begitu saja, tanpa menggunakan foundation. Ya, siapa tau lagi males pakai foundation yang dirasa akan membuat riasan jadi lebih tebal, pakai loose powder saja setelah menggunakan day cream atau moisturizer untuk hasil yang lebih natural. Baiknya mengaplikasikan loose powder dengan menggunakan kuas, bentuk kuasnya lebih besar dan lebih tebal dari kuas blush on. 2. Kulit lebih mulus. Setelah mengaplikasikan foundation cair ke wajah, kadang kan suka terlihat kurang merata di kulit. Supaya terlihat lebih flawless ...

Pengikut